Travel

8 Hari Solo Traveling Lombok-Labuhan Bajo. Ini Itinerary dan Budgetnya.

Trip Sailing Komodo Lombok-Labuhan Bajo

Pada bulan Oktober 2018 saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan saya di salah satu start-up e-commerce di Indonesia. Seminggu menjelang hari terakhir bekerja, tiba-tiba terlintas sebuah ide untuk mengikuti trip sailing komodo ke Labuhan Bajo.

Mumpung ada jadwal open trip yang pas, segera saja saya booking trip, hotel, dan tiket pesawat. Dengan penuh semangat saya pun memilih rute trip yang panjang yaitu start dari Lombok dan berakhir di Labuhan Bajo selama 4 hari 3 malam.

Tak mau rugi banyak dengan harga tiket pesawat yang cukup mahal karena dibeli dadakan, saya pun mengagendakan untuk menghabiskan waktu 8 hari solo traveling Lombok-Labuhan Bajo. Selama 4 hari saya akan hidup di lautan lepas selebihnya saya akan kembali ke kehidupan normal di daratan.

Bagi yang tidak terbiasa hidup di dua alam (darat dan laut) sebaiknya pikir panjang untuk mengikuti itinerary berikut ini.

Day 1: Mengudara ke Lombok

Saking semangatnya tidak ingin membuang-buang waktu saya ambil first flight Jakarta-Lombok. Sesampainya di Lombok Int. Airport saya naik damri menuju hotel di area Senggigi. Di lombok saya hanya menginap 1 malam karena paginya saya sudah harus start sailing.

Selama di Lombok, saya tidak melakukan aktifitas wisata yang berat demi untuk menjaga stamina. Saya hanya berkeliling di area sekitar hotel dan juga menikmati sore yang cantik di Pantai Senggigi dan Pura Batu Bolong.

Senja di Pantai Senggigi Lombok

Day 2: Start Trip Sailing Komodo

Sekitar jam 8 pagi saya sudah dijemput oleh driver menggunakan shuttle bus untuk dibawa menuju Pelabuhan Bangsal. Di pelabuhan ini rombongan wisatawan berkumpul untuk mengikuti briefing dan selanjutnya menaiki kapal.

Dalam 1 group saya yang berjumlah 12 orang turis hanya saya saja warga lokal selebihnya bule dari eropa dan australia. Dalam 1 kapal selain diisi wisatawan juga ada pemandu wisata, nahkoda, dan awak kapal. Menuju siang hari kapal sudah mulai meninggalkan Pelabuhan Bangsal.

Suasana sore dari atas kapal Lombok-Labuhan Bajo trip

Day 3: Welcome to Moyo Island!

Pulau Moyo merupakan objek pertama yang kita singgahi. Di pulau kecil di Sumbawa inilah, Lady Diana pernah berlibur pada tahun 1993. Objek wisata ini juga yang menjadi alasan utama saya memilih rute dari Lombok. Tak salah memang pilihan sesama princess, pemandangan di pulau ini keren banget.

Kapal berlabuh di Pulau Moyo

Day 4: Manta Point, Pink Beach, Komodo Island

Di hari ke-4 ini ada 3 spot wisata yang saya kunjungi. Pertama di Manta point dimana kita bisa berenang bersama ikan Manta. Kedua, menikmati eksotisme Pink Beach. Ketiga, trekking di Pualu Komodo untuk melihat embahnya Kadal yang ada di Indonesia Timur ini.

Melihat ikan Manta di Manta Point
Menikmati keindahan Pink Beach
Mengunjungi Taman Nasional Komodo

Day 5: Kelor dan Manjarite Island

Di hari terakhir perjalanan sailing komodo ini kita ber-snorkling manjah di Manjarite. Selanjutnya, kita menuju Pulau Kelor. Selain berenang, di pulau ini kita juga trekking ke bukit kecil yang dari atasnya kita bisa melihat pemandangan pantai dengan lebih jelas dan luas.

Selesai mengunjungi dua objek wisata tersebut, kapal bertolak ke pelabuhan di Labuhan Bajo sebagai destinasi terakhir kita. Setelah itu para rombongan berpisah menuju hotel yang sudah dipesan masing-masing.

Kapal berlabuh di Pulau Kelor

Day 6: Tepar di Hotel

Setelah 4 hari hidup di kapal, akhirnya saya bisa merasakan kehidupan darat kembali. DI hari ke 6 ini saya sengaja mengosongkan agenda. Saya hanya mau goler-goler di kasur dengan manjah melepas segala kepenatan.

Saya menyewa sebuah kamar hotel budget di daerah Kampung Ujung yang lokasinya sangat dekat dengan spot wisata kuliner kampung ujung. Meskipun lebih mirip seperti kamar kosan tapi cukup nyaman.

Day 7: Jalan-Jalan Cantik di Sekitar Hotel

Pada hari ke-7 saya sempatkan jalan-jalan menikmati tempat-tempat di sekitaran hotel. Malamnya saya wisata kuliner di seafood kampung ujung. Spot kuliner ini memang sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan yang berlibur ke Labuhan bajo.

Kuliner Kampung Ujung di Labuhan Bajo
Menikmati ikan bakar di Kampung Ujung Labuhan Bajo

Day 8: Bye Bye Labuhan Bajo

Di hari terakhir di Labuhan Bajo, saya tidak sempat berkeliling kota lagi. Setidaknya, saya menyempatkan untuk menikmati masakan rumahan di warung depan hotel dengan harga yang murah meriah.

Karena di sana tidak diijinkan ada transportasi online, terpaksa saya naik ojek pangkalan dari hotel menuju bandara. Di sinilah pentingnya seorang traveler jago urusan tawar menawar harga. Sayangnya saya tidak terlalu ahli dalam hal ini.

Total Budget yang Dikeluarkan

Selama 8 hari menjelajahi Lombok-Labuhan Bajo total saya menghabiskan budget sebesar IDR 5,781,000 dengan rincian sebagai berikut.

  • Tiket pesawat PP : IDR 2,700,000
  • Tiket bus damri dari airport ke hotel : IDR 35,000
  • Hotel 1 malam di Lombok : IDR 286,000
  • Sailing komodo trip 4D3N : IDR 1,750,000
  • Hotel 2 malam di Labuhan Bajo : IDR 340,000
  • Ojek selama keliling labuhan bajo : IDR 120,000
  • Makan di Lombok dan Labuhan Bajo : IDR 300,000
  • Oleh-oleh : IDR 250,000

Tentunya perjalanan ini tidak hanya diukur dari seberapa banyak uang yang dikeluarkan. Namun, yang paling penting adalah pengalaman yang tak terlupakan selama 8 hari menikmati perjalanan dari Lombok ke Labuhan Bajo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *