Mengobati Bosan dan Sepi Saat Physical Distancing

Tak pernah terbayangkan sebelumnya akan ada masa-masa seperti saat ini dimana wabah penyakit menyebar sangat cepat dan mengharuskan kita menjaga jarak dengan orang lain termasuk orang terdekat. Rasa bosan, sepi, dan sendiri tak lagi bisa dihindari ketika harus menjalankan physical distancing dan stay at home dalam jangka waktu cukup lama.

Dalam kondisi serba tak menentu yang bisa mendatangkan kegelisahan dan stress berkepanjangan, pilihan terbaik adalah tetap optimis dan melakukan hal-hal positif.

The most successful people are always looking for ways to improve. They are not satisfied with accepting their shortcomings.

Jay Shetty

So, beberapa hal ini bisa mulai dilakukan.

Menemukan ‘The Real Me’

Sudahkah kita berteman dengan diri sendiri? mendengarkan dan memahami suara-suara yang muncul dari diri kita sendiri? Jika belum, maka inilah saat yang tepat untuk lebih mengenal diri kita dan menemukan siapa kita sebenarnya.

Dengan segala kesibukan berinteraksi dengan orang-orang terdekat selama ini, terkadang kita lebih banyak mendengarkan orang lain dibandingkan diri sendiri. Berberapa hal ini bisa menjadi media untuk lebih memahami perasaan dan pikiran yang muncul dari diri kita.

Menulis jurnal harian

Menulis jurnal harian tidak seperti menulis buku atau artikel ilmiah. Jurnal berfungsi sebagai media untuk mencurahkan segala perasaan yang sedang dihadapi dengan jujur dan obyektif. Siapkan buku untuk menulis jurnal, pilihlah plain book supaya lebih mudah menuangkan segala tulisan maupun gambar-gambar. Lalu, buat jadwal khusus setiap harinya pada jam berapa harus membuat tulisan.

Me-record voice atau video sebagai jurnal harian

Terkadang bagi sebagian orang menulis bukanlah perkara yang mudah. Bahkan ada beberapa orang yang tidak menyukainya. So, agar tetap bisa mendokumentasikan pengalaman dan perasaan yang dihadapi setiap harinya bisa dilakukan dengan voice atau video recording.

Mempelajari Hal-Hal yang Disukai

Momen seperti saat ini menjadi momen yang paling produktif untuk meningkatkan skill dan knowledge. Waktu yang biasanya terbuang untuk mobilisasi di luaran bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan diri.

The most successful people in the world who are healthy, wealthy, and wise choose education over entertainment.

Jay Shetty

Beberapa cara untuk meningkatkan skill dan knowledge diantaranya seperti mengikuti kelas online atau webinar, mendengarkan podcast, membaca artikel, dan terus melatih kemampuan diri dengan practice, pratice, and practice.

Selain konsisten mengasah kemampuan, tetap fokus juga menjadi hal penting untuk dilakukan dalam rangka mengembangkan diri. fokus dalam memilih bidang pengembangan diri dan juga fokus untuk terus berlatih menjadi kunci penting tercapainya tujuan menjadi the better me.

Menjalin Komunikasi Secara Virtual

Merasa sepi dan sendiri dalam kondisi saat ini, itu wajar. Namun, akan menjadi tidak wajar jika terus menerus berlarut dalam kesepian dan kesendirian.

Beruntungnya di masa kini dimana teknologi komunikasi sudah sangat berkembang, sudah ada banyak sekali platform atau media komunikasi online yang bisa digunakan untuk tetap terhubung dengan orang-orang terdekat.

Dalam membangun komunikasi secara virtual sangat penting untuk terus menyebarkan optimisme dan saling support sehingga energi positif bisa ditularkan kepada orang lain. Jadi bukanlah penyakit yang ditularkan namun energi positif yang harus semakin banyak disebarluaskan.

2 pemikiran pada “Mengobati Bosan dan Sepi Saat Physical Distancing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s